Wednesday, July 23, 2014
Situs Faedah Jaya Pusat Distributor Online Terpercaya!

TENTANG PUPUK PHONSKA

Pupuk Phonska atau dikenal pula dengan sebutan pupuk majemuk NPK adalah pupuk yang terdiri atas lebih dari satu unsur hara utama. Unsur hara tersebut bisa NP, NK, dan NPK. Pupuk ini dibuat dari urea, ammonium, ZA, DAP, MAP, TSP, KCL,ZK, Phospat, zeolit, Dolomit, kieserit, TE serta tambahan zat lain. Kekayaan kandungan zat dalam pupuk ini memungkinkan pemupukan terpadu atas tanaman.

Tanaman tidak perlu dipupuk dengan berbagai jenis pupuk, hanya perlu satu saja.
Pupuk Phonska mempermudah petani dalam teknis pemupukan tanaman.


Asal Pupuk Phonska

Pupuk phonska
atau pupuk terpadu adalah prakarsa seorang industriawan sejati. Beliau adalah Ir. Rauf Purnama. Ia adalah pionir dalam pengembangan pupuk majemuk ini. Ia adalah seorang yang suka berinovasi sehingga kepeloporannya mampu meningkatkan produksi pertanian. Beliau pernah menjadi direktur utama PT Petrokimia Gresik.

Pupuk Phonska diproduksi pertama oleh PT Petrokimia Gresik, salah satu BUMN yang berkonsentrasi dalam produksi semen dan pupuk tanah air. Pupuk ini mulai ada tahun 2000 dan dipasarkan secara resmi sejak agustus 2000. Hingga tahun 2002, perkembangan pupuk ini tidak signifikan tetapi mengalami kenaikan secara bertahap.

Pupuk phonska menjadi salah satu produk pupuk yang disubsidi untuk rakyat. Subsidi pupuk dilakukan sebab harga bahan pembuat pupuk memang tidak semakin murah tetapi makin meningkat dari waktu ke waktu. Perkembangan penggunaan pupuk ini bahkan menyebabkan habisnya persediaan. Itu artinya, petani menggunakan pupuk secara maksimal.

Sifat dan Keunggulan Pupuk Phonska

Nilai suatu pupuk ditentukan oleh hal-hal berikut.
  1. Kadar unsur. Makin tinggi kadar unsur, makin tinggi nilai pupuk.
  2. Higroskopisitas. Pupuk buatan mudah menarik air pada kelembaban 51-99%. Pupuk yang mudah menarik air, misalnya urea, mengalami masalah pada penyimpanan. Sifat higroskopis secara langsung tidak mempengaruhi nilai pupuk sebagai penambah kesuburan tanah.
  3. Kelarutan, mempengaruhi mudah tidaknya unsur-unsur yang terkandung diambil oleh tanaman.
  4. Cara kerja. Bekerjanya pupuk adalah waktu yang diperlukan hingga pupuk tersebut dapat dihisap oleh tanaman dan memperlihatkan pengaruhnya. Bekerjanya pupuk sangat mempengaruhi waktu dan cara penggunaan pupuk.
  5. Keasaman. Beberapa jenis pupuk dapat dipakai untuk meningkatkan, mempertahankan, atau mengurangi keasaman tanah.

Pupuk phonska
sebagaimana yang disebutkan sebelumnya merupakan pupuk majemuk, yang terdiri atas berbagai zat penambah unsur hara alami. Komposisi pupuk phonska yang mendasar terdiri atas Nitrogen (N) : 15% Fosfat (P2O5) : 15% Kalium (K2O) : 15% Sulfur (S) : 10% Kadar air maksimal : 2%

Bentuk pupuk phonska berupa butiran dan berwarna merah muda. Oleh perusahaan produsen, pupuk ini dikemas dalam karung 20 sampai 50 Kg. Sifat Pupuk phonska diantaranya higroskopis. Sifat tersebut membuatnya mudah larut dalam air dan diserap oleh tanaman.
Selain kandungan dasar di atas, suatu perusahaan pupuk dapat pula menambah berbagai zat lain yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja unsur hara tanah. Ibarat obat, pupuk adalah perangsang kerja tanah terhadap kesuburan tanaman.

Keunggulan pupuk ini di antaranya:


  • Mudah diserap tanaman sebab sifatnya yang higroskopis.
  • Mengandung berbagai unsur yang dibutuhkan tanaman. Kekayaan kandungannya membuat proses pemupukan menjadi lebih mudah.
  • Kandungan unsur haranya cukup merata.
  • Sesuai untuk berbagai jenis tanaman, karena kandungannya yang merata dan lengkap.
  • Meningkatkan produksi dan kualitas panen, sebab petani tidak perlu lagi menambahkan pupuk-pupuk lain untuk tanamannya. Penggunaan pupuk ini memperkecil resiko rugi.
  • Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit, dan kekeringan.
  • Menjadikan tanaman lebih hijau dan segar karena banyak mengandung butir hijau daun.
  • Memacu pertumbuhan akar dan sistem perakaran yang baik.
  • Memacu pembentukan bunga, mempercepat panen dan menambah kandungan protein.
  • Menjadikan batang lebih tegak, kuat, dan dapat mengurangi resiko rebah.
  • Memperbesar ukuran buah, umbi, dan biji-bijian.
  • Meningkatkan ketahanan hasil selama pengangkutan dan penyimpanan.
  • Memperlancar proses pembentukan gula dan pati.

Keunggulan-keunggulan tersebut membuat pupuk ini dapat direkomendasikan secara menyeluruh untuk petani apapun.

Keuntungan dan Kerugian Pemakaian Pupuk Phonska

Setiap hal tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Pupuk phonska juga memiliki dua unsur tersebut. Berdasarkan uraian kelebihan sebelumnya, pemakaian pupuk ini memiliki keuntungan:

1. Proses Teknis Pemupukan Menjadi Lebih Sederhana :
Petani sebagai pemakai pupuk tidak lagi direpotkan dan disulitkan dengan pemilihan jenis pupuk. Apabila tidak mempergunakan pupuk ini, maka petani harus memahami jenis-jenis pupuk tertentu. Ada yang hanya bermanfaat bagian daun, buah, atau biji saja.

Padahal, ada tanaman yang dipergunakan atau dimanfaatkan kesemua unsurnya. Menggunakan pupuk yang tidak majemuk atau sendiri-sendiri memperbesar kemungkinan overdosis pemupukan. Pupuk yang berlebih tidak baik bagi tanaman bahkan merusak unsur hara alami dalam tanah. Pemakaian pupuk berlebih dalam jangka panjang bisa berakibat pada rusaknya lahan dan turunnya

2. Produksi dan Kualitas Panen Meningkat
:
Hal ini dikarenakan pemakaian pupuk ini akan menambah kekuatan pada batang, daun, serta memperbaiki kualitas buah. Peningkatan kualitas panen berarti meningkatkan taraf hidup petani.

3. Daya Tahan Hasil Panen Lebih Lama :
Proses pengangkutan terhadap hasil panen tidak perlu ditakutkan akan merusak daun atau buah sebab kekuatannya sudah cukup teruji dengan penggunaan pupuk ini. Daya tahan yang lebih lama dan kuat juga sangat memungkinkan untuk melakukan ekspor hasil pertanian. Artinya, produk pertanian Indonesia akan lebih dikenal di manca negara.

4. Kualitas Pangan yang Meningkat :
Pupuk ini mampu meningkatkan pembentukan pati dan gula. Peningkatan tersebut berguna untuk tambahan gizi bagi masyarakat.

5. Memperkecil Kemungkinan Tanaman Mengalami Overdosis Zat Tertentu :
Dengan kandungan hara yang merata dan tidak berlebihan, maka kerusakan tanah bisa diperkecil meski tidak dapat dihindari.

6. Penghematan Biaya bagi Petani :
Pupuk ini mengandung berbagai zat yang diperlukan tanaman. Berarti, satu tanaman yang dipanen lebih dari satu bagian seperti contoh tanaman pepaya, tidak memerlukan berbagai macam pupuk. Semula untuk buah ada pupuk tersendiri, sedangkan daunnya memiliki pupuk sendiri pula.

Pupuk ini juga mampu memberi daya tahan untuk serangan hama. Kedua kelebihan tersebut sangat menghemat pengeluaran petani. Semula harus ada biaya tambahan untuk berbagai pupuk dan obat pemberantas hama. Meski disebutkan memiliki berbagai kelebihan, tentunya terdapat kelemahan dalam pemakaian pupuk ini.

Kekurangannya yaitu :

  • Pemberian pupuk ini dengan berbagai kandungan tambahannya akan membuat unsur hara alami tanah menjadi rusak atau kalah dengan bahan sintetis. Kondisi ini membuat tanah yang semula subur dan baik untuk berbagai tanaman tidak bisa lagi produktif. Keadaan miskin hara sudah terjadi di banyak lahan pertanian. Petani dengan pengetahuan yang kurang memadai meninggalkan pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk hijau. Padahal, penggunaan pupuk organik tidak berpengaruh terhadap kandungan unsur hara alami.
  • Kemampuan penyerapan air oleh tanah berkurang.
  • Keasaman tanah menjadi berkurang.

Penggunaan pupuk buatan atau anorganik memang tidak bisa dihindari. Akan tetapi, tidak disarankan penggunaan yang berlebihan. Tanah yang alami seharusnya diberi unsur hara yang alami pula. Pupuk phonska memang memiliki & banyak kelebihan, tetapi penggunaan secara berlebihan dan jangka waktu lama tidak dianjurkan. Bukankah sesuatu yang berlebihan memang tidak baik.

Sumber Referensi : AnneAhira.com

Content Team : http://www.anneahira.com/pupuk-urea.htm


FAEDAH JAYA : TENTANG PUPUK PHONSKA



PUPUK UREA
PUPUK ZA
DISTRIBUTOR PERTANIAN
DISTRIBUTOR PUPUK

Situs Distributor Indonesia

Copyright © 2007 - 2014 CV FAEDAH JAYA